KETUA PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA RANTING 9 KORAMIL 08/ADIPALA, TINJAU BAKTI SOSIAL KB KESEHATAN

KETUA PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA RANTING 9 KORAMIL 08/ADIPALA, TINJAU BAKTI SOSIAL KB KESEHATAN

KODIM 0703/CILACAP | Adipala - Ketua Persit Chandra Kirana Ranting 9 Koramil 08/Adipala, Yati Kilam Tukimin laksanakan peninjauan bakti sosial KB kesehatan dalam rangka kegiatan kesatuan gerak Pembinaan kesejahtraan keluarga (PKK) Kependudukan dan KB Pembangunan Keluarga (KKBPK) kesehatan tahun 2017 yang di laksanakan di UPT Puskesmas 2 Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap. Kamis (23/11)

Hadir dalam acara Drs Teguh Prastowo M.Si Camat adipala, Teti Tatto Suwarto Pamuji ketua PPK Kabupaten Cilacap, Yayuk Kartini Teguh Prastowo Ketua PKK Kecamatan Adipala, Yati Kilam Tukimin Ketua Persit Chandra Kirana Ranting 9 Koramil 08/Adipala, Septi Dwiyani Iwan Samsutiawan Ketua Bhayangkari Polsek Adipala dan aseptor kurang lebih 30 orang.

Kepala UPT Puskesmas 2 Kecamatan Adipala Dr. Uka Sukaya mengungkapan " Bakti sosial KB kesehatan ini untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pergerakan pelayanan KB dan kesehatan di seluruh wilayah dan lapisan masyarakat, meningkatkan penguatan dan percepatan pencapaian sasaran program kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga dan kesehatan anak, serta meningkatkan jumlah peserta KB baru dan peserta KB aktif, dan peserta KB kali ini berjumlah 30 orang dengan 25 pengguna Implan dan 5 orang pengguna IUD, " uangkapnya

Di sela sela Bakti sosial Ketua Persit Chandra Kirana Ranting 9 Koramil 08/Adipala menyampaikan " Keluarga masih menjadi hulu suatu komunikasi dengan kata lain menilai kepribadian seseorang bisa terlihat dari keadaan keluarga, Jika ibu dan Ayah baik maka mereka menjadi contoh yang baik untuk anak anaknya.

Lebih lanjut, Selama ini masyarakat mengetahui program keluarga berencana hanya hubungan dengan alat kontrasepsi dan jumlah kelahiran anak, padahal esensi dasar perencanaan keluaralga adalah untuk terciptanya keluarga yang bertanggung jawab dalam dimensi pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan masa depan, " Ucapnya.  Koptu Junaedy