AMANAT PRESIDEN RI DIBACAKAN BUPATI CILACAP PADA UPACARA PERINGATAN BHAYANGKARA KE-72 TAHUN 2018


KODIM 0703/CILACAP | Cilacap - Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji Selaku Inspektur Upacara membacakan Amanat Presiden RI pada Upacara  Peringatan Hari Bhayangkara Ke-72 Tahun 2018 yang diselenggarakan Polres Cilacap di Lapangan Alun-alun Kabupaten Cilacap,  Rabu (11/7/18).

Upacara yang diikuti oleh unsur TNI dan Polri Cilacap ini, dihadiri oleh segenap unsur Forkopimda Kabupaten Cilacap,  Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Taswan,  S. Sos, Kepala BNNK Cilacap AKBP Drs. Triatmo Hamardiyono, M.Si, Danyon 405/SK Letkol Inf Candra, S.E, Dansubdenpom IV/1-1 Cilacap Kapten CPM Tarjono, Perwakilan Pusdik Kopassus Kapten Inf Munsahadat, Sekda Cilacap Drs. Farid Ma'ruf, M.M, Kepala Kantor Imigrasi Cilacap Eben Rifqy Taufan, S.H, MM. Kepala Kantor Imigrasi Cilacap Tulus Wibowo. Kasatpol PP Cilacap Didit serta para Danramil dan Kapolsek se-Kabupaten Cilacap. 

Dalam amanatnya Presiden RI menyampaikan apresiasi kepada anggota POLRI yang telah bertugas di jalan-jalan raya untuk memastikan lalu lintas selama mudik lebaran, yang selalu hadir menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga umat islam bisa menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan dengan tenang serta penyelenggaraan Pilkada Serentak di 171 daerah sehingga berjalan secara tertib dan aman.

Presiden juga menyampaikan hal yang menggembirakan pada peringatan Hari Bhayangkara ke 72 dimana dunia internadional saat ini menempatkan Indonesia  kedalam daftar 10 negara teraman di dunia. Hal ini didasarkan law and order index yang dikeluarkan oleh lembaga riset internasional gallup's law and order. " Sebuah capaian yang membanggakan dan harus kita jaga dan pertahankan, sebuah capaian yang merupakan hasil kerja seluruh elemen bangsa tetmasuk didalamnya ada peran anggota POLRI.

Dalam amanatnya Presiden mengingatkan agar seluruh anggota POLRI tidak cepat berpuas diri karena kedepan POLRI akan menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks, tuntutan dan harapan rakyat terhadap POLRI semakin meningkat terlebih lagi dunia sekarang ini terus berubah, terus berkembang dan bergerak dengan kecepatan tinggi yang membawa tantangan-tantangan baru, membawa ancaman-ancaman baru, terhadap situasi keamanan dalam negeri.

Untuk itu, POLRI diminta terus meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan dalam menghadapi ancaman kejahatan terorisme dan tetap sigap dan waspada dalam menjalankan tugas, selalu mengembangkan diri dan melakukan terobosan-terobosan untuk terus mengatasi berbagai ancaman yang ada, POLRI harus selalu melakukan pemetaan
dini atas potensi ancaman keamanan dan ketertiban yang terjadi dalam masyarakat. Selanjutnya, segera lakukan langkah-langkah pencegahan.

" Tugas-tugas besar telah menanti POLRI mulai dari pengamanan rangkaian tahapan Pileg dan Pilpres 2019, pengamanan Natal dan tahun baru, hingga pengamanan agenda internasional seperti pelaksanaan Asian Games ke-18, dan pertemuan tahunan IMF-bank dunia dan semuanya membutuhkarn langkah antisipasipatif, memerlukan perencanaan yang detail dan matang, agar segala potensi kerawanan dapat dicegah dari awal. 

Tingkatkan sinergij koordinasi dan komunikasi dengan TNI dan semua elemen pemerintah maupun masyarakat sebagai implementasi pendekatan sinergi polisional. Saya yakin dengan iktiar untuk melakukan perbaikan-perbaikan, terus memperkuat soliditas dan berpegang teguh pada profesionalisme, maka POLRI akan bisa menjadi institusi yang semakin dipercaya rakyat dalam menjaga stabilitas kamtibmas, penegakkan hukum dan sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.   Red_Pendim0703