BABINSA HADIRI RAKOR PROGJA KAMPUNG KB


KODIM 0703/CILACAP | Cilacap - Jumlah perempuan Indonesia (sudah menikah) makin banyak menggunakan kontrasepsi dan sadar kesehatan reproduksi, namun angka kelahiran mengalami stagnasi pada tingkat yang relatif tinggi dengan jumlah ibu melahirkan lebih dari dua anak.

Dan inisiatif Kampung Keluarga Berencana (KB) menjadi upaya pemerintah untuk mendengungkan kembali program KB, sejalan dengan semakin tingginya kesadaran perempuan di negara-negara akan pentingnya kontrasepsi dan kesehatan reproduksi.

Bertempat dibalai kantor sekretariat Kampung KB dusun panawaren,RT 02 RW 04 desa Karangputat Kec Nusawungu,babinsa desa karangputat Koramil 05/Nsw Kodim 0703/Cilacap Koptu Heri Ujiantoro menghadiri Rapat Koordinasi (rakor) program kerja pokja kampung KB. Jumat (28/9) yang dimulai pukul 13.00 wib sd selesai. 

Hadir dalam kegiatan antara lain Kades Karangputat Ridwan S.Pd,Ketua TPKK Rondiyati S.Pd, Ketua PLKB Kec. Nusawungu Bambang S.Sos, Babinsa Koptu Heri Ujiantoro, Kadus Panawaren Edi Purnama,Bidan desa Novi Amd. Kbid, pengurus dan kader kampung KB, dan Masyarakat 30 orang (pengurus Pokja Kampung KB dan undangan).

Bambang S.Sos selaku Ketua PLKB Kec. Nusawungu menyampaikan Agenda pembangunan Nasional (Nawa Cita) sebagai latar belakang berdirinya Kampung KB. Kampung KB dapat berjalan dan dapat berdampak positif utk masyarakat. 

Syarat kampung KB. Pokja Kampung KB harus dari kampung tersebut, Prasarana kampung KB didukung dari pemerintah dan data kampung KB harus akurat. Masing masing Pokja harus identifikasi masalah di kampung tsb dan mencari potensi yang ada. 

Prinsip pengelolaan kampung KB harus mengetahui ikut pokja mana dan mengidentifikasi masalah, kampung KB sebagai kebutuhan masyarakat dan bersifat mandiri. 

Koptu Heri Ujiantoro Babinsa "mengulas apa yang telah disampaikan oleh Bapak dan Ibu dari Dinas terkait, bahwa kita sebagai orang tua harus bisa memberikan contoh tauladan kepada anak dan keluarga.

Saya mengajak kepada para ibu-ibu kader posyandu juga harus mampu bisa memberikan contoh kepada warga masyarakat seperti semboyan KB dua anak cukup, sering kali para kader posyandu berpesan kepada warga untuk mensukseskan program dua anak cukup, akan tetapi justru ibu-ibu kader memiliki anak ada yang melebihi semboyan KB dua anak cukup.   Red_Pendim0703