BABINSA KORAMIL 05/NUSAWUNGU, DAMPINGI TIM PTSL BPN CILACAP DI DUA DESA WILAYAH BINAANNYA


KODIM 0703/CILACAP | Cilacap - Menindaklanjuti kerja sama antara Kodim 0703/Cilacap dengan BPN Kabupaten Cilacap terkait percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap, Babinsa Koramil 05/Nusawungu Sertu Tusari melaksanakan pendampingan Tim PTSL Badan Pertanahan Nasional, Diaz Anjar Pahlevi. S. Sos di Desa Danasri Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap, Jum'at (14/9).

Selain Desa Danasri, Babinsa Sertu Tusari juga mendampingi Tim PTSL lainnya yang di pimpin Kurniawan Yoganing Dwijayanto. S.H di Desa Danasri Kidul. Pendampingan dilaksanakan dalam rangka penertiban batas-batas tanah serta himbauan kepada warga agar segera mensertifikatkan tanahnya. 

Kehadiran Babinsa sendiri yaitu untuk mendorong dan memotivasi warga, agar cepat selesai dalam program PTSL yang akan dilaksanakan selama 9 hari mulai dari tanggal 14 hingga 23 September 2018 mendatang. 

" Kita mengharapkan agar warga yang belum mendaftarkan tanahnya untuk segera mungkin mendaftar ke Tim PTSL BPN Cilacap agar segera disertifikatkan, minimal K3 dan pada tanggal 18 September ini akan dilaksanakan evalusi dan monitoring," tutur Sertu Tusari

Menurut Sertu Tusari, dalam PTSL sebelum diterbitkan sertifikat, status yuridis sebuah bidang tanah dapat dikelompokkan menjadi 4 kategori yaitu K1, K2, K3 dan K4. K1 artinya tanah tersebut statusnya segera diproses sehingga dapat diterbitkan sertifikat. K2 artinya status tanah tersebut sengketa sehingga hanya dicatat dalam buku tanah, K3 artinya status subyek tanahnya belum memenuhi syarat sehingga hanya dicatat dalam daftar tanah, dan K4 artinya tanah tersebut sudah memiliki sertifikat namun perlu perbaikan informasi pada peta.

Sementara itu yang dilakukan Babinsa dan Tim PTSL yaitu melaksanakan pemasang patok untuk diukur selanjutnya pihak pengaju memberikan keterangan pada pihak BPN selanjutnya surat itu langsung dilakukan pengukuran.  Selain diukut, nantinya akan dilakukan penelitian dan verifikasi pemeriksaan tanah terkait dengan kebenaran batas-batasnya. Tim atau Satgas yang telah mengukur nantinya akan mengolah data, kemudian hasil ukurnya akan diverifikasi ulang." terang Sertu Tusari. Red_Pendim0703