HADAPI MASA TANAM 1, INI YANG DILAKUKAN BABINSA BERSAMA KELOMPOK TANI


KODIM 0703/CILACAP | Cilacap - Hadapi masa tanam 1 (MT 1) bulan Oktober hingga Maret, Babinsa Bulaksari bersama kelompok tani se Ds. Bulaksari laksanakan musyawarah MT 1 bertempat di Balai Ds. Bulaksari Kec. Bantarsari, Jum'at (28/9).

Selain di hadiri kelompok tani, musyawarah MT 1 juga di hadiri Camat Bantarsari yang diwakili Kasi Tata Pemerintahan Badar, S. Sos, Koordinator BP Pertanian Bantarsari Sutrisno, SP, Kades Bulaksari Suyono beserta Kadus, perwakilan petani dan pemilik traktor se Ds. Bulaksari.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh perkumpulan petani pemakai air (P3A) Barokah tani Ds. Bulaksari bertujuan untuk mengkoordinasikan antara petani,  operator traktor dan termasuk ongkos traktor perhektarnya. Hal itu dibenarkan oleh ketua P3A Barokah tani Lasimin, "Memang betul kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang MT 1, bertujuan untuk mengkoordinasikan antara petani dan operator traktor", ungkap Lasimin.

Koordinator BP Pertanian Bantarsari Sutrisno. SP dalam kesempatan tersebut mengatakan, program pertanian 2019 masih melanjutkan program Upsus Pajale yang di dukung oleh TNI. 

Hal tersebut bertujuan dalam rangka memotivasi petani dalam meningkatkan swasembada pangan khususnya Pajale. Oleh karena itu saya berharap petani menanam sesuai apa yang dianjurkan pemerintah yaitu padi, jagung dan kedelai buka kacang ijo, "ungkap Sutrisno, SP dengan nada agak kecewa.

Senada dengan penyampaian Koordinator BP Pertanian Bantarsari Sutrisno. SP, Camat Bantarsari melalui Kasi Tata Pemerintahan Badar, S. Sos mengungkapkan, pemerintah sudah memikirkan masalah pertanian, tidak etis manakala kita sebagai Negara agraris kedelai saja impor, tegasnya.

Ditambahkan oleh Babinsa Bulaksari Sertu Sodirin, pengalaman selama ini setiap musim tanam kita kekurangan air terutama MT 2 (April-September). Kita tidak bisa menyalahkan P3A maupun petugas pengairan karena memang debit air sudah berkurang, saya berharap kedepan ada perubahan manakala nanti sudah turun hujan dan sawah sudah terpenuhi oleh air, traktor segera turun," tegas Sertu Sodirin.

"Ini masalah yang serius dan tidak main-main nanti saya akan cek langsung dilapangan bila sudah mulai masuk masa pengolahan lahan", ucapnya.   Red_Pendim0703